Financial

Beberapa Kasus Tentang Pinjaman Online Ilegal Yang Terjadi Di Indonesia

Beberapa kasus Tentang Pinjaman Online Ilegal Yang Terjadi Di Indonesia – Di era milineal seperti sekarang banyak beredar kabar tentang banyaknya kasus pinjaman online.

Itu tidak lain karena banyak orang yang susah dalam mencari pekerjaan. Adapun yang sudah punya pekerjaan, penghasilannya tidak bisa mencukupi kebutuhan. Entah dari harga pangan yang melonjak naik, atau mungkin dari gaya hidup yang mewah.

Disisi lain mungkin kasus ini juga di akibatkan karena dampak dari pandemi Covid -19 sehingga menyebabkan kondisi ekonomi menjadi sulit. Di karenakan banyak pegawai yang di PHK dan banyak lagi sebab- sebab yang memungkinkan terjadinya praktik tersebut.

Oleh karena itu salah satu jalan yang cepat untuk menghasilkan uang dalam memenuhi kebutuhan atau untuk modal usaha orang-orang memutuskan untuk meminjam uang.

Tentunya di era digital sekarang pinjaman online menjadi salah satu solusinya tanpa memikirkan dampaknya terlebih dahulu. Nah, kami akan memaparkan beberapa kasus tentang pinjaman online illegal.

  1. Kasus Pinjol illegal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

Dalam penyelidikannya polisi menemukan fakta baru seputar praktik tersebut. Bunga yang diterapkan perusahaan pinjam online terhadap korbannya itu tidak masuk akal.

Tidak hanya soal bunga ternyata cara penagihan utang yang dilakukan para penagih  perusahaan pinjol itu terbilang tak wajar, karena penuh dengan ancaman. Sehingga membuat korban pinjol tertekan dan depresi.

Bagaimana tidak, korban yang mempunyai utang sebesar Rp. 5 Juta kepada perusahaan pinjol wajib membayar senilai 80 juta dalam sebulan.

Apalagi dengan cara penagihan yang penuh dengan ancaman, tentunya akan membuat si peminjam depresi. Hai itu dilakukan oleh penagih lantaran perintah dari atasannya. Bila tidak menurutinya para penagih tersebut akan terancam di pecat.

Dalam kasus tersebut, polisi kini sudah menetapkan 8 orang tersangka. Polisi juga menjerat dengan Sembilan pasal atau pasal berlapis. Akibat dari perbuatannya, mereka terancam hukuman 10 tahun penjara.

  1. Kasus Pinjol illegal di Bekasi

Kasus kedua yang kami paparkan terjadi pada warga bekasi yaitu Zainal Arifin, namanya. Ia mengaku kapok  ngutang pada pinjol, ia meminjam Rp.1,4 juta, lalu ia harus membayar cicilannya dengan bunga  35 persen, selama tujuh hari.

Sebelum tujuh hari, biasanya lima hari itu sudah harus dilunasi. Biasanya kalau belum bisa melunasi mereka tentunya akan mengancam ujar zainal kepada BBC News Indonesia.

Pada saat itu ia harus mengirimkan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, berupa foto KTP, data-data saudara, teman dan data yang ada di hp nya. Data tersebut di berikan sebagai syarat awal, bahkan sebelum pinjaman online memberikan persetujuan terhadap diberikannya pinjaman atau tidak.

Pada akhirnya utangnya ia lunasi, akan tetapi  ia mengaku masih mendapat tawaran dari perusahaan –perusahaan pinjol dengan nama perusahaan yang berbeda.

  1. Kasus Pinjol Yang terjadi di Jakarta

Kasus selanjutnya yaitu terjadi di Jakarta, Adit namanya, ia adalah pekerja swasta. Ia meminjam uang sebesar Rp.5 juta akan tetapi yang diterimanya tidak full.

Secara teknis, kasusnya hampir sama dengan yang kami paparkan diatas. Bahwasanya perusahaan pinjol ini menjerat korbannya dengan bunga yang tinggi dengan cara penagihan yang hampir sama.

Jika tidak bisa melunasi kewajibannya dengan jangka waktu tertentu, maka si penagih akan menebar ancaman, bahkan intimidasi.

Apabila pinjol yang legal yang terdaftar di OJK, denda dan juga bunganya dimaksimalkan di angka 0.8%. Akan tetapi lain halnya dengan pinjol ilegal yang tentunya tidak terdaftar OJK, mereka sesuka hati dalam menentukan persentase denda maupun bunganya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat bahwasannya sebelum melakukan pinjaman online, harap  memastikan terlebih dahulu aplikator pinjolnya, pastikan terdaftar dan di awasi OJK (Otoritas  Jasa Keuangan).

Nah, mungkin itulah sekilas pemaparan dari kami tentang kasus-kasus pinjol ilegal. Semoga ini bisa menjadi perhatian untuk kita semua agar berhati-hati dalam melakukan pinjol.

Kami hanya mengulas sekilas tentang kasus-kasus tersebut, untuk lebih lengkapnya kalian bisa mencari lagi kasus-kasus lainnya.

Semoga ulasan yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kalian semua

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Halaman ini merupakan informasi tambahan untuk referensi pencarian user

Copyright © 2021

To Top